Antisipasi Lonjakan Paket, J&T Express Tambah 35% SDM

Jakarta – Transaksi penjualan online meningkat tajam memasuki bulan Ramadan. Berdasarkan data dari perusahaan teknologi pemasaran niaga Criteo, selama Ramadan terjadi peningkatan penjualan online 24-25% dibanding dengan bulan sebelumnya.

Untuk mengantisipasi membludaknya pengiriman paket selama Ramadan, J&T Express, perusahaan jasa pengiriman ekspres yang fokus pada bisnis e-commerce di Indonesia telah melakukan beberapa persiapan yakni menambah SDM hingga 35% dan meningkatkan pelayanan operasional. Hal ini dilakukan agar pengiriman paket di bulan Ramadan bisa berjalan dengan baik.

Bahkan CEO J&T Express Robin Lo langsung terjun ke lapangan untuk mengecek persiapan yang dilakukan di setiap cabang J&T Express 1,5 bulan lalu sebelum Ramadan. Dia ingin melihat persiapan setiap cabang dalam rangka mengantisipasi lonjakan pengiriman paket yang terjadi.

“Bulan Ramadan adalah salah satu momentum besar untuk pelanggan kami, banyak transaksi yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan menjalankan ibadah puasa hingga menyambut hari Idul Fitri. Kami berusaha mempersiapkan pengiriman di bulan ini sebaik mungkin, karena setiap pengiriman akan berdampak ke banyak pihak bukan hanya ke pelanggan, namun juga bagi para partner platform e-commerce J&T Express, sehingga penting bagi kami memastikan seluruh pengiriman terdistribusi dengan baik,” ungkap Robin Lo.

Di samping itu, J&T Express juga menambah armada operasional untuk mempercepat distribusi paket kepada pelanggan, menambah alat pendukung lainnya seperti stok waybill, menambah CCTV, dan scanner idata (alat scanning paket).
Petugas J&T Express melakukan scanning paket (Foto: Dok J&T)Petugas J&T Express melakukan scanning paket (Foto: Dok J&T)

Untuk beberapa daerah juga dilakukan pengecekan Standard Operation Procedure yang belum berjalan dengan baik. Lebih dari itu, penggunaan sortir semi auto mesin pun menjadi andalan pada bulan Ramadan karena mesin sortir J&T Express dapat memproses 950.000 paket per hari. Selain itu, dimungkinkan untuk menyesuaikan rute di kota kota besar jika terjadi puncak arus mudik nanti yang akan mempengaruhi rute pengiriman paket.

Target pengiriman paket J&T Express tahun ini lebih tinggi daripada tahun sebelumnya. Tahun ini, target pengiriman paket J&T Express mencapai 500 ribu paket per harinya.

“Jika pada Ramadan tahun lalu kami mengirimkan 250 ribu paket per hari, tahun ini kami targetkan untuk bisa kirim 1 juta paket,” pungkas Robin.

Dengan persiapan tersebut, J&T Express siap melayani pelanggan di bulan Ramadan tanpa mengubah waktu operasional yaitu 365 hari tanpa libur.

(adv/adv)